lagi, tentang sepatu

Si E, Q, dan V sepakat buat nemenin beli sepatu, akhirnya setelah sampai di tempat yang dituju.

Saya : bingung, gimana ?

Si V : bentar deh, teh yang ini berapa (sambil menunjuk sepatu yang saya pengen) ?

Si teteh penjual : *sekian (cukup mahal, bikin saya manyun sepanjang perjalanan pulang, kalo nginget harganya)

Si Q : kayanya mending beli di counternya langsung.

Saya : aku sms si itunya dulu aja kali ya, Tanya harga. (teman saya punya sepatu yang sama, dan saya terlanjur jatuh cinta untuk punya hal yang sama :D )

Beberapa menit kemudian si temen saya itu membalas pesan saya

Si itu :

‘berapa ya.. lupa pep, kalo g slh 7rts atau 8rtsan, hhe’

Si Q : gila, dasar orang kaya

Si E : BB lama nya ganti TORCH gitu.. kostnnya sejutaduaratus sebulan

Si V : terus gmn ?

Saya : *hadoooh, ternyata gw jatuh cinta sama barang yang salah L

Terkesan terpaksa, bikin saya manyun sepanjang jalan gara-gara dua minggu ini gak bisa nabung karena saya sudah memboyong sepatu itu dan menukarnya dengan lembaran di dompet.

Dan akhirnya, dalam ketidakjelasan perasaan,

‘ Vina !!! ingetin biar aku gak beli barang mahal apapun sampai nilai SOOCA aku bagus dan IP aku membaik’

 

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.